Sabtu, 16 Februari 2013

Solidaritas Pengendara Vespa



Motor Vespa pertama kali muncul di jalanan Indonesia pada tahun 1960-an. Sampai saat ini komunitas Vespa di Indonesia merupakan terbesar kedua setelah Italia yang beranggotakan lebih dari 40.000 pecinta Vespa.

Angka yang luar biasa karena Vespa menjadikan Indonesia sebagai negara keduanya setelah Italia.

Nah bagi pengendara Vespa yang ada di Indonesia entah itu pecinta Vespa lawas maupun keluaran terbaru harus terus menjaga solidaritas dan peraturan lalu lintas yang berlaku.

Gading Marten yang kini menjadi Brand Family Vespa di Indonesia menuturkan, pengendara Vespa di Indonesia harus menjadi contoh pemakai jalan yang baik.

"Ketika elo naik Vespa harus menjadi pemakai jalan yang benar karena kita tahu pemakai sepeda motor di jalanan itu sembarangan pakainya. Jadi image elo kalau udah naik Vespa elo nyetirnya harus bagus, harus elagan dan harus benar," tegas Gading di Jakarta.

Tidak hanya itu, Gading juga menginginkan kalau solidaritas antar pengguna Vespa di Indonesia tetap dijaga dengan baik. Karena selama ini pengguna Vespa di Tanah Air sudah dikenal dengan kesolidaritasannya yang kental.

"Kalau gue liat anak-anak Vespa memang sudah kompak. Jadi gue harap kekompakan itu bisa terjaga sampai kapanpun," lugasnya.

Disisi lain Gading juga membeberkan bahwa semangat Vespa telah dirasakan oleh komunitas-komunitasnya di seluruh Dunia.

"Para pecinta Vespa adalah satu. Vespa bersama kita di saat susah maupun senang dan yang terpenting rasa persaudaraan yang kuat antar komunitas yang ditawarkan oleh Vespa benar-benar kuat," tutup Gading dengan semangat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar